Pemerintah Desa Randupitu menyelenggarakan kegiatan Rembuk Stunting pada hari jumat, 29 Mei 2026 di Balai Desa Randupitu sebagai bentuk komitmen bersama dalam upaya percepatan pencegahan dan penanganan stunting di tingkat desa. Kegiatan ini menjadi wadah koordinasi, diskusi, serta penguatan sinergi antar berbagai pihak untuk mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Kepala Desa Randupitu, jajaran Pemerintah Desa, Tim Penggerak PKK Desa Randupitu, Ahli Gizi Puskesmas Kepulungan yang diwakili oleh Ibu Yuliyati, Bidan Desa Fitriya Fajarwati, Pendamping Desa Eko Subekti, Pendamping Lokal Desa Wawan, Ketua Kader Pembangunan Manusia (KPM) Tsamrotul Istijabah, kader kesehatan, serta masyarakat sasaran yang terdiri dari ibu hamil, ibu balita, dan lansia.
Dalam rembuk tersebut, para peserta membahas berbagai langkah strategis untuk menekan angka stunting, di antaranya peningkatan pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan balita, penerapan pola hidup bersih dan sehat, pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala, serta penguatan peran keluarga dan lingkungan dalam mendukung tumbuh kembang anak yang optimal.
Selain menjadi forum diskusi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam menjalankan program pencegahan stunting secara terintegrasi dan berkelanjutan. Keberhasilan penanganan stunting tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif masyarakat, tenaga kesehatan, kader, dan berbagai unsur pendukung lainnya.
Melalui semangat gotong royong dan kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini, Desa Randupitu optimis dapat mewujudkan target penurunan stunting serta menciptakan generasi penerus yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing. Upaya pencegahan stunting diharapkan tidak hanya menjadi program sesaat, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama yang terus dilakukan demi masa depan anak-anak Desa Randupitu yang lebih baik.
Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa keberhasilan pembangunan desa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan terus bersinergi dan berperan aktif dalam mendukung berbagai program kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat.
Melalui kegiatan Rembuk Stunting ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat terus bersinergi dan saling mendukung dalam upaya pencegahan stunting, sehingga tercipta generasi Desa Randupitu yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.




Posting Komentar