Komunitas Informasi Masyarakat Peduli Randupitu (KIM Gempar) kembali menghadirkan program PODCAST BISA (Bincang Santai Anak Desa) sebagai wadah edukasi dan diskusi yang dekat dengan kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda. Bertempat di Kopirex Gank Cafe & Eatery, kegiatan yang disiarkan secara langsung melalui live streaming pada Kamis (18/06/2026) pukul 20.00 WIB ini mengangkat tema “Ngopi Bareng Modin: Kupas Tuntas Kebelet Nikah dan Jebakan Pacaran Lama.”
Acara ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Sucipto,S.Pd (Modin Desa), Bu Fitri (Bidan Desa), dan Mas Singgih (Perwakilan Pemuda). Diskusi dipandu oleh Suudin Zuhri, S.Kom sebagai host yang mengajak para narasumber mengupas berbagai fenomena yang sering dihadapi pemuda desa terkait hubungan, pernikahan, dan perencanaan masa depan.
Dalam suasana santai namun penuh makna, para narasumber membahas berbagai persoalan yang kerap muncul di kalangan generasi muda, seperti keinginan menikah di usia muda tanpa persiapan yang matang, risiko terjebak dalam hubungan pacaran yang terlalu lama tanpa kejelasan arah, hingga pentingnya membangun kesiapan mental, ekonomi, dan spiritual sebelum memasuki jenjang pernikahan.
Sucipto selaku Modin Desa menjelaskan bahwa pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, tetapi juga merupakan tanggung jawab besar yang membutuhkan kesiapan lahir dan batin. Ia mengajak para pemuda untuk mempersiapkan diri dengan baik serta tidak terburu-buru mengambil keputusan hanya karena tekanan lingkungan atau tren di media sosial.
Sementara itu, Bu Fitri sebagai Bidan Desa menyoroti pentingnya kesehatan reproduksi, kesiapan fisik, dan pemahaman mengenai kehidupan berkeluarga. Menurutnya, edukasi sejak dini sangat diperlukan agar generasi muda mampu mengambil keputusan yang tepat dan bertanggung jawab dalam membangun rumah tangga.
Dari perspektif pemuda, Singgih berbagi pengalaman dan pandangannya mengenai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini. Ia menekankan pentingnya memiliki tujuan hidup yang jelas, mengembangkan potensi diri, serta aktif dalam kegiatan positif dan organisasi kepemudaan sebagai bekal menghadapi masa depan.
Selain membahas tema utama seputar pernikahan dan hubungan, diskusi juga mengangkat berbagai isu penting lainnya, di antaranya peran komunitas dalam pemberdayaan pemuda desa, upaya membangun karakter dan kepemimpinan generasi muda, tantangan serta peluang di era digital, kisah-kisah inspiratif dari para pegiat komunitas, hingga strategi menciptakan pemuda yang produktif, kreatif, dan berdaya saing.
Melalui Podcast BISA, Pemerintah Desa Randupitu berharap dapat menghadirkan ruang diskusi yang edukatif, inspiratif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya untuk memperkuat peran pemuda sebagai aset berharga desa yang mampu menjadi motor penggerak pembangunan dan perubahan positif di lingkungan sekitarnya.
Dengan antusiasme peserta dan penonton yang mengikuti siaran langsung, Podcast BISA diharapkan terus menjadi media komunikasi, edukasi, dan inspirasi bagi masyarakat Desa Randupitu dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan di era modern.



إرسال تعليق