Dalam rangka mendukung pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat, Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan mengikuti kegiatan pembekalan Program Kerja Bank Sampah (TPS 3R PEMPES) yang diselenggarakan di Pendopo Balai Desa Randupitu, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan pembekalan menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan, yaitu Mas Tony dan Mas Dayat, yang memberikan materi mengenai pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui konsep Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R).
Pembekalan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan, sekaligus membekali mereka dalam menyusun dan melaksanakan program kerja yang selaras dengan kebutuhan masyarakat Desa Randupitu.
Dalam paparannya, narasumber menjelaskan pentingnya penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai langkah awal dalam mengurangi timbunan sampah yang terus meningkat. Selain itu, peserta juga dikenalkan dengan mekanisme operasional Bank Sampah, mulai dari proses pemilahan sampah dari rumah tangga, penimbangan, pencatatan, hingga pemanfaatan sampah yang memiliki nilai ekonomi.
Mas Tony menyampaikan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada fasilitas yang tersedia, tetapi juga pada perubahan perilaku masyarakat dalam memilah sampah sejak dari sumbernya.
Sementara itu, Mas Dayat menekankan bahwa keberadaan TPS 3R PEMPES diharapkan mampu menjadi pusat pengelolaan sampah yang tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui pengelolaan sampah yang bernilai jual.
Melalui pembekalan ini, mahasiswa UNU Pasuruan memperoleh wawasan mengenai strategi pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah, mulai dari edukasi kepada warga, pendampingan operasional bank sampah, hingga penyusunan program yang dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali berbagai informasi terkait tantangan pengelolaan sampah di tingkat desa serta solusi yang dapat diterapkan melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan perguruan tinggi.
Pemerintah Desa Randupitu menyambut baik sinergi antara Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan dalam mendukung pengembangan program pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Diharapkan, pembekalan ini menjadi langkah awal lahirnya berbagai inovasi yang mampu memperkuat keberadaan Bank Sampah TPS 3R PEMPES sebagai pusat edukasi dan pengelolaan sampah yang efektif di Desa Randupitu.
Melalui kolaborasi ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu mengimplementasikan program kerja selama masa pengabdian, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam membangun budaya peduli lingkungan, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah, serta mendukung terwujudnya Desa Randupitu yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

.jpeg)

.jpeg)
إرسال تعليق