Pemerintah Desa Randupitu bersama Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Malang (UM) kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba sebagai bagian dari program kerja edukasi masyarakat. Kali ini, kegiatan menyasar peserta didik kelas V dan VI SDN Randupitu pada Jumat (24/7/2026), bertempat di ruang kelas SDN Randupitu.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai ini merupakan upaya preventif untuk menanamkan pemahaman kepada anak-anak mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba sejak usia dini. Dengan memberikan edukasi sejak di bangku sekolah dasar, diharapkan para siswa memiliki bekal pengetahuan yang cukup untuk mengenali, menghindari, serta berani menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika.
Program sosialisasi ini merupakan rangkaian kegiatan edukasi yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Sebelumnya, mahasiswa juga telah melaksanakan talk show anti narkoba bagi masyarakat Desa Randupitu. Melalui kegiatan di lingkungan sekolah, edukasi diperluas agar nilai-nilai hidup sehat dan bebas narkoba dapat ditanamkan sejak usia anak-anak.
Dalam penyampaiannya, tim mahasiswa menjelaskan pengertian narkoba, jenis-jenis zat berbahaya, faktor yang menyebabkan seseorang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, serta berbagai dampak negatif yang ditimbulkan, baik terhadap kesehatan fisik, kondisi mental, kehidupan sosial, maupun masa depan seseorang.
Materi dikemas secara menarik dan interaktif melalui presentasi, pemutaran video edukasi, permainan edukatif, serta sesi tanya jawab. Metode tersebut membuat para siswa antusias mengikuti setiap sesi dan aktif memberikan tanggapan maupun pertanyaan kepada pemateri.
Selain memberikan pemahaman mengenai bahaya narkoba, para siswa juga diajak untuk memahami pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang positif, membangun rasa percaya diri, serta berani mengatakan "Tidak" terhadap ajakan yang mengarah pada perilaku negatif. Edukasi karakter ini menjadi salah satu poin penting agar anak-anak memiliki kemampuan melindungi diri dari berbagai pengaruh buruk di lingkungan sekitar.
Tim mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang menyampaikan bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak dapat dilakukan hanya melalui penegakan hukum, tetapi harus dimulai dari pendidikan dan pembentukan karakter sejak usia dini. Sekolah dan keluarga memiliki peran strategis dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak baik.
Pihak SDN Randupitu menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang yang telah menghadirkan edukasi dengan metode yang mudah dipahami oleh anak-anak. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik.
Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Desa Randupitu bersama mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang berharap seluruh siswa mampu memahami bahaya narkoba, menjadi pelopor perilaku hidup sehat, serta ikut menyebarkan semangat anti narkoba di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Dengan sinergi antara pemerintah desa, sekolah, orang tua, dan perguruan tinggi, diharapkan dapat terwujud generasi muda Randupitu yang memiliki karakter kuat, mampu menjaga diri dari pengaruh negatif, serta menjadi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berprestasi.
"Generasi Hebat Tanpa Narkoba, Wujudkan Masa Depan yang Sehat, Cerdas, dan Berprestasi."

.jpeg)


.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
Posting Komentar