Upaya meningkatkan kreativitas dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai terus dilakukan di Desa Randupitu. Bertempat di Pendopo Balai Desa Randupitu, Minggu (9/8/2026), digelar Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dengan tema “Dari Limbah Menjadi Produk yang Bernilai”.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua TP PKK Desa Randupitu beserta anggota serta mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan. Workshop ini menjadi salah satu bentuk kegiatan edukatif dan pemberdayaan masyarakat yang mengedepankan kreativitas, keterampilan, serta pemanfaatan bahan yang sebelumnya dianggap sebagai limbah.
Kegiatan berlangsung secara interaktif. Para peserta tidak hanya memperoleh materi, tetapi juga berkesempatan mengikuti praktik secara langsung sehingga dapat memahami tahapan pembuatan lilin aromaterapi dengan lebih mudah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat, khususnya kader TP PKK, dapat memiliki keterampilan baru yang berpotensi dikembangkan menjadi produk kreatif maupun peluang usaha. Pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai juga diharapkan dapat mendorong kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendukung pengembangan ekonomi kreatif di tingkat desa.
Kolaborasi antara TP PKK Desa Randupitu dan mahasiswa UNU Pasuruan diharapkan terus berlanjut melalui berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya. Dengan semangat “dari limbah menjadi produk yang bernilai”, Desa Randupitu terus mendorong lahirnya inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

Posting Komentar