Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa begitu meriah dalam kegiatan Konvoi Merah Putih dan Launching Batik Anak TK Kabupaten Pasuruan yang digelar oleh IGTKI PGRI Kecamatan Gempol pada Sabtu (1/8/2026) di Lapangan Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.
Acara dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat, S.Ag., M.Pd.I, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Tri Krisni Astuti, S.Sos., M.M., Sekretaris Dinas Pendidikan H. Didik Suryanto, S.Pd., M.Pd., jajaran Dinas Pendidikan, Camat Gempol Hadi Mulyo, S.H., Bunda PAUD Kecamatan Gempol, pengawas TK, pengurus IGTKI PGRI Kabupaten dan Kecamatan, kepala sekolah, guru TK, serta ratusan peserta dan anak-anak TK se-Kecamatan Gempol.
Mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars IGTKI, dilanjutkan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas nikmat kemerdekaan serta harapan agar pendidikan anak usia dini di Kabupaten Pasuruan terus berkembang.
Ketua IGTKI PGRI Kecamatan Gempol, Suparni, S.Pd. AUD, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program tahunan organisasi sekaligus hasil musyawarah bersama seluruh kepala TK di Kecamatan Gempol. Selain memperingati HUT RI, kegiatan juga bertujuan mempererat silaturahmi antarpendidik PAUD melalui konvoi merah putih yang dimulai dari Dusun Karangrejo dan berakhir di Lapangan Desa Randupitu.
Sebanyak sekitar 300 peserta mengikuti kegiatan yang terdiri dari kepala sekolah, guru TK, tamu undangan, dan anak-anak TK. Panitia juga menyediakan berbagai hadiah menarik, mulai dari sepeda listrik, kulkas, mesin cuci, kompor gas, magic com, kipas angin, hingga berbagai hadiah elektronik lainnya yang berasal dari dukungan berbagai pihak.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat mengapresiasi semangat para guru TK yang dinilai memiliki peran besar dalam mencetak generasi emas Indonesia.
"Guru TK merupakan fondasi pendidikan anak. Dari tangan para guru inilah lahir generasi penerus bangsa. Kami akan terus berupaya memperjuangkan perhatian kepada para pendidik PAUD," ujarnya.
Ia juga mendorong agar kegiatan pendidikan anak usia dini di Kecamatan Gempol ke depan dapat dilaksanakan secara terpadu bersama IGTKI, IGRA, dan HIMPAUDI sehingga lebih besar dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Tri Krisni Astuti mengapresiasi kreativitas IGTKI PGRI Kecamatan Gempol yang menjadi salah satu kecamatan pertama mengawali rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun ini.
Menurutnya, meski kondisi anggaran sedang mengalami pengetatan, Pemerintah Kabupaten Pasuruan tetap berkomitmen memberikan perhatian terhadap kesejahteraan guru PAUD dan terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini.
Puncak acara ditandai dengan pemukulan drum oleh Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan bersama Kepala Dinas Pendidikan sebagai simbol dibukanya secara resmi rangkaian kegiatan HUT Ke-81 Republik Indonesia IGTKI PGRI Kecamatan Gempol.
Momentum istimewa lainnya adalah Launching Batik Anak TK Kabupaten Pasuruan yang diikuti 83 anak TK dari Kecamatan Gempol sebagai perwakilan. Peluncuran batik dilakukan secara simbolis melalui penyematan udeng dan hijab kepada anak-anak.
Ketua IGTKI PGRI Kabupaten Pasuruan menjelaskan bahwa batik tersebut dirancang khusus sebagai identitas anak TK Kabupaten Pasuruan dengan mengangkat motif khas daerah seperti kopi, bunga sedap malam, dan krisan. Batik ini diharapkan menjadi media untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal sejak usia dini dan akan dikenakan setiap hari Selasa bersamaan dengan pembelajaran Bahasa Jawa di sekolah.
Selain launching batik, panitia juga memberikan penghargaan kepada para pemenang lomba poster HUT RI dan lomba finger painting tingkat Kabupaten Pasuruan sebelum acara dilanjutkan dengan hiburan dan pembagian doorprize.
Melalui kegiatan ini, IGTKI PGRI Kecamatan Gempol berharap semangat nasionalisme, kecintaan terhadap budaya lokal, serta sinergi dalam memajukan pendidikan anak usia dini semakin kuat sehingga mampu melahirkan generasi Kabupaten Pasuruan yang cerdas, berkarakter, dan bangga terhadap budaya Indonesia.










Posting Komentar